Text Me for More Product Info: 0812-9948-137

A Man Got To Do What A Man Got To Do

Long weekend. Mumpung suami lagi naik gunung 3 hari, jadi terinspirasi pengen ngoceh tentang kerumahtanggaan. Lha apa hubungannya yak? hihi.. Maksudnya tulisan ini jadi semacam obat kangen, kaka..

Sudah lama ingin menuliskan beberapa hasil kontemplasi, dan berhubung laptop lagi oke ditambah jaringan yang bagus, insyaAllah hari ini kita nambah postingan blog.

Sekitar 4 bulan lalu suami kehilangan sebuah tas kecil yang berisi buku rekening milik perusahaan. Perusahaannya sih milik sendiri, tapi karena rekening itu tak ber-atm, maka untuk mengeluarkan isinya dia harus menjalani beberapa kerepotan berkoordinasi dengan anggota direksi lain dan notaris. Dalam proses mencari tas itu yang sepertinya cuma ketlisut tapi gak keliatan di mana-mana, dia pun mikir dan sempat bertanya padaku, “Mi, apakah kamu ga suka aku pergi umroh tanpa ngajak kamu?”

Sekedar info, bahwa dia pergi umroh itu sebetulnya dalam rangka kerja jadi pembimbing dan menurutku wajar aja kalau dia nggak ngajak aku. Toh honornya buat nabung haji kita berdua.

Tentu saja aku nyengir mendengar pertanyaannya, dan merespon dengan penolakan. “Ya Ampun cyin, coba kamu cari penyebab lain dari nyangkutnya uang itu di rekening. Mungkin ada sebab lain, yang jelas bukan karena aku gak ridho kamu pergi umroh sendiri.”

Dia tak tahu bahwa dalam hati, aku justru sebetulnya menganggap dia pantas mendapat berbagai rezeki itu. Umroh gratis sekalian bawa jamaah dikasih honor pula. Ini kan jenis pekerjaan yang sangat menyenangkan.

Well, suamiku adalah manusia yang sensitif dan introspektif. Memang sejak awal kami berusaha untuk berkomitmen dalam hal perbaikan diri supaya kami tak mudah puas dengan apa adanya kami. To be an ever better person. Dan meskipun awalnya dia adalah tipikal laki-laki yang terlalu logis dan kurang empati (#curcol), namun makin ke sini dia belajar untuk makin berperasaan dan berusaha melihat dari sudut pandang seorang aku. Bisa dilihat dari pertanyaannya bahwa dia berusaha melihat apa yang salah yang telah dilakukannya sehingga rezekinya “nyangkut”.

Beberapa tahun terakhir, dia berusaha untuk gak telalu pelit dan hitung-hitungan untuk memenuhi permintaan-permintaanku. Ini adalah sesuatu yang melawan naluri alamiahnya sebagai si otak kiri untuk selalu berhitung. hahaha.. Makin ke sini bahkan dia rajin menawariku jalan-jalan berdua ketika kami punya kesempatan. Ya aku mengakui, istri dalam hal ini seperti peliharaan yang butuh diperjalan-jalankan supaya gak rewel. :p

Berulang-ulang dia mengatakan, “a man got to do what a man got to do.” And it’s true. Just do it and everything will fall in to the places where they should be. Telah diperjelas pula di antara kami, bahwa role suami dalam rumahtangga sesungguhnya adalah segalanya. Dari nafkah istri dan anak, urusan rumah, hingga urusan anak. Meskipun jika ia memintaku untuk melakukan sesuatu maka giliranku yang harus taat. Aku cuma sebagai back-up pada hal-hal yang tak sanggup ia kerjakan sendiri. I am your right hand, and i know it. Maka ketika aku merasa lelah dari mengurusi anak-anak, dan suami ada di rumah, maka kubiarkan ia mengurusi mereka sesuai tanggungjawabnya.

Sehingga aku pun menjelma menjadi seorang istri yang secure dan ibu yang bahagia untuk anak-anakku.. dan juga makin gemuk. :v

Screenshot_2016-05-05-08-54-44_1

Aku bersyukur atas segalanya, sedemikian hingga nanti di akhirat aku siap bersaksi bahwa suamiku adalah manusia yang baik. Tak pernah sekalipun ia mengangkat tangan untuk menyakitiku. Dan itulah kenapa aku merasa ia layak mendapatkan berbagai “reward” berupa kemudahan-kemudahan dalam rezekinya. Selama ia tetap berusaha menjadi manusia yang lebih baik.

Oh iya, tas kecilnya baru aja ketemu kemaren di gudang yang sudah berulang-ulang dicek, setelah sudah selesai urusan dengan bank dan notaris. Setelah ini mungkin dia gak akan terlalu bermasalah dengan sifat pelupaku dalam meletakkan barang-barang. #hikmah :p

 

Share:

Comments ( 0 )

    Leave A Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *