Text Me for More Product Info: 0812-9948-137

I Can Treat You Better

Di suatu siang yang tumben, ketika saya dan suami berkendara dengan mobil dan radio nyala memperdengarkan musik yang asing. Saya belom pernah denger lagunya. Lagu baru meureun, dan saya gak ngeh itu lagu siapa dan tentang apa. Tiba-tiba suami berkomentar..

Aku mah ga ngerti, orang bikin lagu kok temanya gini amat. Isinya Gue lebih baik dari dia. Lah, maksudnya apa coba?

Aku pun ngakak. Ah si cintah. Kenapa pulak hal begini dipermasalahkan? Apakah memang layak dipermasalahkan? Sebetulnya aku paham karakter dia yang sering kritis pada hal-hal yang gak diperhatikan orang lain. Tapi berhubung lagi pengen ge-er, maka masalah ini kubahas. wekeke..

Nah, berhubung aku gak inget lagu yang dibahas saat itu maka aku coba cari tema-tema serupa. Misalnya lagu berjudul Treat You Better-nya Shawn Mendes ini. Perhatikan liriknya #hasilsearching.

I won’t lie to you
I know he’s just not right for you

And you can tell me if I’m off
But I see it on your face
When you say that he’s the one that you want
And you’re spending all your time
In this wrong situation
And anytime you want it to stop

I know I can treat you better
Than he can
And any girl like you deserves a gentleman
Tell me why are we wasting time
On all your wasted crime
When you should be with me instead
I know I can treat you better
Better than he can

Atau lirik lagunya Rio febrian ini, lebih Baik Darinya.
kau yang ada di sana
memberi isi hatiku
mengapa kau ada
saat kau telah terikat

* selalu ku coba
menepis harapan
namun kau tetap ada

reff: ijinkan aku memelukmu
dan mencumbu dirimu, cinta
mungkin kau tahu diriku
lebih baik darinya

Parah, kan? tah eta akhowat udah jadi istrinya orang napa diajak membelot dengan segala iming-iming “I can treat you better” atau “diriku lebih baik darinya”. Ini orang sukanya cari gara-gara aja. Padahal masih buanyak ikan di lautan napa maunya yang di dapur orang #eh maksudnya akhowat, masih banyak kok yang nunggu pangeran.

Kenapa harus memberi janji-janji layaknya para calon kepala daerah? Bukankah perkataan aku lebih baik darinya semata-mata hanyalah klaim subjektif dari si pemberi janji? Bagaimana kalau setelah membelot ke calon lain ternyata malah justru kecewa. Lebih baik atau tidak dalam konteks pasangan tidak bisa diukur layaknya mengukur produktifitas kerja karyawan, atau menggunakan list pemenuhan janji kepala daerah.

Ini tentang rasa. Some of us likes sweet food, some of us likes salty. Ada yang suka makan bengbengnya beku, ada juga yang sukanya bengbeng meleleh. Hehehe

Kesimpulannya udah paham kan? Tiap kita punya selera sendiri. Apa yang menurut kita terbaik belum tentu juga baik di mata orang lain. Berlaku juga sebaliknya.

Yang lebih menarik bagi saya sebetulnya adalah kenapa si cintah bermasalah dengan lagu-lagu bertema begini. Dia merasa insecure kah? Takut istrinya diiming sama orang lalu tergoda? Aciyeehhh… siapa gue? wkwk. Tentu saja bagi saya tidak ada yang lebih baik dari si cintah. #uhuk Meskipun saya gak paham kenapa Allah menitipkan cinta di hati saya pada tipe manusia seperti si cintah. Tipe yang… ah, saya yang paham lah spesifikasi dia. Kalo saya tulis nanti kelen pada ikut-ikutan ngefans. Lalu mengiming-iming dia bilang bahwa kelen lebih baik dari sayah. Bisi repot. Hahahah :p

Beneran, saya pun heran. There were times ketika saya sengaja jalan memutar supaya ga berpapasan dengan dia. Kebetulan bentuk sekolah kita dulu berupa lingkaran. Kalo dia terlihat ada di sayap kiri, maka saya akan memutar lewat kanan supaya tidak melewatinya. Sadar perasaan. Ngeri duluan karena jaman itu saya udah ikutan rohis, dulu salah satu slogan terkenalnya adalah “Hati-hati dengan hati”. Sekarang juga masih sih. Dih, udah tua mainnya masih di rohis. #hahay.

Tapi udah segitunya pun menghindari, Allah masih tetap meletakkan si cintah di hatiku. Ya sudah aku pun berdamai dengan kenyataan ini. Aku tawarin aja, mau jadi pendampingku gak? Jawaban ditunggu dalam 24 jam. Dalem ati mbatin, dia mau sukur ga mau yaudah.

Ah udah pada tau kali ya, jawaban apa yang dia kasih 24 jam kemudian.

 

Share:

Comments ( 0 )

    Leave A Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *